1. Mengapa Menyembunyikan identitas menjadi salah satu kode etik jurnalistik ?Jelaskan Pendapat Saudara.
Salah satu pasal dalam Kode Etik Jurnalistik yang dilanggar adalah Pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan”. Dengan menyebutkan identitas korban asusila, wartawan secara tidak langsung telah ikut menyebarluaskan informasi yang merusak nama baik korban dan secara tidak langsung telah merusak masa depan korban itu sendiri. Kode etik jurnalistik juga sudah mengatur tentang pentingnya perlindungan privasi korban.
Juga ada beberapa alasan menyembunyikan identitas masuk kedalam kode etik jurnalistik :
a. Melindungi keberadaan seseorang profesional dalam berkiprah di bidangnya;
b. Melindungi masyarakat dari malapraktik oleh praktisi yang kurang profesional;
c. Mendorong persaingan sehat antarpraktisi;
d. Mencegah kecurangan antar rekan profesi;
e. Mencegah manipulasi informasi oleh narasumber.
2. Pemahaman Off The Road.
Off the record dalam jurnalistik sendiri adalalah informasi atau data dari nara sumber yang tidak boleh disiarkan atau diberitakan berdasarkan kesepatakan antara narasumber dan wartawan terkait.. Hal ini termasuk dalam kode etik jurnalistik. Apabila terjadi pelanggaran terkait pemberitaan informasi yang bersifat off the record yang dilakukan oleh wartawan, maka akan dapat menurunkan kredibilitas pers. Dan jika terus dibiarkan, tidak menutup kemungkinan nara sumber ataupun masyarakat tidak akan mempercayai pers lagi. Maka dari itu, dibutuhkan pemahaman wartawan mengenai Kode Etik Jurnalistik, khususnya off the record.
Fungsi off the record bagi wartawan adalah sebagai informasi awal bagi wartawan dalam mengembangkan berita dari informasi yang sama dengan nara sumber yang berbeda. Sedangkan fungsi off the record bagi nara sumber adalah untuk melindungi diri nara sumber dan menghormati hak nara sumber.
3. Berita apa yang mengorbankan nyawa wartawan Indonesia yang bertugas di lapangan?
Fuad M Syafruddin alias Udin
Wartawan Harian Bernas Yogyakarta ini meninggal pada 16 Agustus 1996 karena dibunuh orang tak dikenal. Pembunuhan Udin diyakini kuat karena dia kerap mengkritik kebijakan Pemerintah Kabupaten Bantul yang ketika itu dipimpin Bupati Bantul Sri Roso. Udin banyak menulis ihwal korupsi dan bobroknya pemerintahan Bantul saat itu.
Majalah Tempo pada 2014 lalu menurunkan tulisan panjang tentang pembunuhan Udin. Salah satu yang diungkap ialah temuan memo dari Bupati Bantul Sri Roso untuk bawahannya yang meminta soal Udin ini "diselesaikan" sebelum 17 Agustus 1996.
Pada 13 Agustus 1996, Udin ditemukan terkapar bersimbah darah di depan rumahnya setelah dianiaya orang tak dikenal, lalu koma dan meninggal tiga hari setelahnya. Hingga 22 tahun setelah kematiannya, belum ada tindak lanjut pemerintah maupun aparat hukum untuk mengungkap dan menghukum pelaku serta aktor pembunuh Udin.
4. Siapa wartawan Indonesia yang menjadi favoritmu? Kenapa mengidolakannya dan tuliskan alasanmu.
Wartawan favorit najwa shihab atau di kenal ( mba Nana ) alasan kenapa mengidolakan karena beliau sosok insprasi dan pintar dan beliau merupakan seorang jurnalis yang berani mengungkap fakta sebenarnya dia selalu memberikan kata kata motivasi buat kalangan muda sosok wanita yang berani, juga tegas. Pertanyaan-pertanyaannya yang kritis di wawancara yang ia lakukan bersama tokoh-tokoh ternama. Najwa Shihab, adalah salah satu sosok yang patut kita jadikan role model.
Najwa Shihab terkenal mencintai profesinya sebagai seorang jurnalistik sejak lama. Rasa konsisten selalu ia tunjukkan saat melakukan profesi yang ia cintai ini. Sampai akhirnya, buah manis pun ia peroleh dengan berbagai macam prestasi dan penghargaan yang ia dapatkan sebagai bentuk apresiasi terhadap ketulusannya menjalani sebuah pekerjaan.
Kelompok 3 :
1. Sindi Sagita – 193500020012
2. Wiwin Wandri – 193500020005
3. May Damaiyana Samosir – 203500140001
4. Fitria Nonita – 193500020011
5. Stephani – 193500040019
Sindi Sagita^
Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Mpu Tantular
Dosen Pembimbing : Serepina Tiur Maida,S.Sos., M.Pd.,M.I.Kom

Tidak ada komentar:
Posting Komentar